Cart  

No products

Shipping Rp0
Total Rp0

Cart Check out

Suppliers

Newsletter

Berbagi lewat kata....
Aku Tahu Aku Gila

Aku Tahu Aku Gila

Rp10.000

Add to cart

97 items in stock

Penulis: Bahril Hidayat Lubis

Downloadable Product! 

Format: Compiled HTML

More details

E-book Aku Tahu Aku Gila(2010) merupakan buku Memoar Kedua Penulis,
Bahril Hidayat Lubis dari Trilogi MemoarGilakah Aku. 
 
Memoar Pertama yang berjudul Aku Sadar Aku Gila (Penerbit Zikrul Hakim, Jakarta, 2007) adalah fragmen memoar pertama yang menekankan cerita pada tema keislaman, sedangkan fragmen Memoar Kedua, Aku Tahu Aku Gila (Cetakan Pertama oleh Studia Press, Jakarta, 2007 dan Cetakan Kedua oleh Penerbit Pustaka Fahima, Yogyakarta, 2009) mengutamakan tema Psikologi dan penerapan Terapi Identifikasi di dalam setiap BAB ceritanya. Sementara itu, memoar ketiga atau terakhirnya, Aku Bersyukur Aku Gila masih dalam proses penyusunan.

 

Saat ini buku Aku Tahu Aku Gila (Kata Pengantar oleh Prof. Djamaludin Ancok, PhD) tersebut dipublikasikan dalam bentuk e-book dengan format compiled html yang menarik sehingga dengan satu klik pada mouse atau tetikus, pembaca bisa memilih bab atau cerita tertentu berdasarkan Daftar Isi e-book Aku Tahu Aku Gila.

 

E-book ini memiliki kapasitas 2,2 MB dan dilengkapi Menu-Menu tulisan yang berisi beberapa tulisan penulis yang bertemakan Filsafat, Psikologi, Sastra, dan Islam. Di dalam e-book ini juga memuat link video (ke account Facebook penulis) pada program acara Hikmah Senja (2008) yang pernah diisi penulis di salah satu stasiun televisi Yogyakarta. Jika harga buku Aku Tahu Aku Gila di toko buku mencapai Rp 32.500, maka untuk memperoleh e-book ini cukup dengan melakukan pembayaran via ATM BCA sebesar Rp 10.000 (sepuluh ribu rupiah).


 

Komentar Tokoh Tentang Buku Aku Tahu Aku Gila:



Tulisan Bahril Hidayat Lubis yang merupakan penuturan pengalaman hidupnya sewaktu menyandang label penderita psikosis sangat menarik untuk dibaca. Bukan hanya oleh orang awam tetapi oleh para pakar penyembuh gangguan jiwa seperti psikiater dan psikolog yang beraliran Psikologi Negatif.
(Prof. Drs. Djamaludin Ancok, Ph, D)



Hidup selalu memiliki harapan, termasuk harapan yang lahir dari mimpi. Tak semua hal bisa dipertanyakan secara rasional karena ada hal-hal yang tak dapat dijawab secara rasional. Buku ini mencoba menguak tabir mimpi yang bisa menjadi energi untuk merengkuh harapan yang seringkali tak sepenuhnya disadari manusia. Pengalaman psikologis penulis adalah pengalaman manusia yang unik dan punya tempat dalam kehidupan itu sendiri.
(Todung Mulya Lubis, Pengacara)



Saya tidak menyangka kamu akan sembuh karena lebih sulit menyembuhkan penderita psikotik dengan potensi kecerdasan di atas rata-rata. Potensi itu pernah kamu jadikan sebagai bentuk reaksi sikap defensif dan selalu berargumen dengan terapis. Tapi pada akhirnya kita memang harus kembali kepada agama. 
(Ucapan dr. Boekit Pinandang, Sp. PD,
internis yang pernah mengobati
psikosomatis penulis)



Bahril Hidayat membuktikan bahwa dengan menulis kita dapat lebih bijak bersikap dalam perikehidupan, selain mengukir sejarah kita, dan lingkungan. Menulislah selalu untuk pencerahan.
(Pipiet Senja, Novelis)

No customer comments for the moment.

Only registered users can post a new comment.